BUDAYA KOTA BLITAR
Grebeg adalah tradisi masyarakat Jawa yang biasanya diselenggarakan
sebagai upacara peringatan hari-hari besar tertentu.
Masyarakat Blitar
menggunakan tradisi Grebeg untuk memperingati secara khusus Hari
Kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni, yaitu Grebeg Pancasila, yang
menjadi satu kesatuan dalam rangkaian acara peringatan Bulan Bung Karno –
bulan Juni.
MAKANAN KHAS BLITAR
Wajik Kletik
Jajanan ini terbuat dari gula kelapa, beras ketan dan kulit jagung
untuk mengemasnya, supaya nggak cepet basi dan higienis, kulit jagung
ini disetrika terlebih dulu dan dikemas dalam rentengan sejumlah 5
buah.Proses pembuatannya cukup sederhana, masak gula kelapa dan kelapa
di atas api sedang hingga gula larut dan mengental. Setelah itu,
masukkan beras ketan, aduk-aduk hingga mengental.
CIRI KHAS KOTA BLITAR
Kota Blitar telah dikenal masyarakat se antero Nusantara sebagai Kota
Kebangsaan dengan adanya Makam Proklamator Bung Karno dan sebagai
destinasi utama para wisatawan yang mengunjungi Kota Blitar. Blitar kota
Perjuangan begitu kata para leluhur kita dahulu. Blitar memiliki banyak
cerita yang begitu heroik bagi guru bangsa ini. Soekarno, Presiden
pertama Indonesia ini merupakan warga asli Blitar.Hingga saat ini masih
banyak wisatawan yang berkunjung ke Makam Bung Karno yang berada di
Jalan Kalasan no. 1 Blitar. Saat anda memasuki wilayah jalan utama di
Makam Bung karno ini anda akan menemukan sebuah gapura Agung yang
menghadap ke selatan yang berhadapan dengan Cungkup Makam Bung Karno
berbentuk bangunan Joglo, yakni bentuk seni bangunan jawa yang sudah
dikenal sejak dahulu.
Untuk memasuki wilah Makam Bung karno, aksesnya sangat mudah. Dan
sekarang telah di bangun Museum ataupun Perpustakaan, maka jika anda
ingin mengenang atau mengetahui bagaimana kehidupan Bung Karno anda
dapat singgah di Kompleks Makam Bung karno.
https://ayumegayanti21.wordpress.com/2014/09/18/budaya-makanan-ciri-khas-kabupaten-blitar/



No comments:
Post a Comment